MAKASSAR – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai menjadi bagian dari dinamika pendidikan, termasuk dalam proses pembelajaran pendidikan nonformal. Fenomena tersebut menjadi perhatian Muhammad Fadel, mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM), Fakultas Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Masyarakat, yang melakukan penelitian skripsi di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) MERAH PUTIH Kota Makassar.

Penelitian tersebut dilaksanakan pada Minggu, 27 September 2026, di sekretariat PKBM MERAH PUTIH, Jalan Baji Maccini No. 4/A, Kota Makassar. Penelitian ini mengangkat judul “Pemanfaatan Aplikasi ChatGPT dalam Pembelajaran dan Dampaknya terhadap Kemandirian Belajar Warga Belajar Program Paket C Setara SMA di PKBM Merah Putih Kota Makassar.”
Dalam pelaksanaan penelitian, Muhammad Fadel melakukan pengumpulan data dengan membagikan kuesioner kepada warga belajar Program Paket C dan tutor PKBM MERAH PUTIH. Kuesioner tersebut menjadi salah satu instrumen yang digunakan untuk memperoleh informasi mengenai pemanfaatan ChatGPT dalam proses pembelajaran serta pandangan warga belajar dan tutor terhadap penggunaannya.
Topik penelitian tersebut menjadi relevan seiring semakin berkembangnya pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan. Kehadiran aplikasi berbasis kecerdasan buatan seperti ChatGPT membuka berbagai kemungkinan dalam mendukung aktivitas belajar, mulai dari membantu memahami materi, mencari alternatif penjelasan, menyusun ide, hingga menjadi sarana eksplorasi informasi.

Namun, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan juga menghadirkan pertanyaan penting mengenai bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan secara tepat tanpa mengurangi proses belajar mandiri peserta didik.
Hal inilah yang menjadi salah satu fokus yang hendak dikaji melalui penelitian Muhammad Fadel, khususnya dalam konteks pendidikan kesetaraan Paket C di PKBM MERAH PUTIH Kota Makassar.
Dengan melibatkan warga belajar dan tutor sebagai responden, penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran empiris mengenai penggunaan ChatGPT dalam aktivitas pembelajaran di lingkungan pendidikan nonformal. Data yang diperoleh selanjutnya akan dianalisis sebagai bagian dari proses penyusunan skripsi sesuai dengan metodologi penelitian yang digunakan.
Bagi PKBM MERAH PUTIH, keterlibatan lembaga dalam kegiatan penelitian mahasiswa merupakan bagian dari upaya membangun hubungan positif antara satuan pendidikan nonformal dan perguruan tinggi. Kolaborasi semacam ini dapat menjadi ruang pertukaran pengetahuan sekaligus memberikan kesempatan bagi lembaga pendidikan untuk melihat berbagai fenomena pembelajaran dari perspektif akademik.
PKBM MERAH PUTIH juga memandang bahwa perkembangan teknologi digital perlu disikapi secara terbuka dan proporsional. Teknologi dapat menjadi instrumen pendukung pembelajaran, namun penggunaannya tetap perlu diarahkan agar peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis, bertanggung jawab, dan tetap mengembangkan kemandirian dalam belajar.
Dalam konteks pendidikan kesetaraan, isu tersebut menjadi semakin penting karena karakteristik warga belajar sangat beragam. Sebagian warga belajar memiliki aktivitas pekerjaan, keluarga, maupun kegiatan sosial lainnya sehingga membutuhkan model pembelajaran yang fleksibel dan mampu menyesuaikan dengan kondisi mereka.
Penelitian yang dilakukan Muhammad Fadel diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam memperkaya kajian mengenai pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam pendidikan masyarakat, khususnya pada layanan pendidikan kesetaraan.
Selain itu, hasil penelitian nantinya diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi berbagai pihak mengenai peluang, tantangan, dan batasan penggunaan teknologi AI dalam mendukung proses pembelajaran warga belajar.
Pelaksanaan penelitian berlangsung dengan melibatkan pihak-pihak terkait di lingkungan PKBM MERAH PUTIH. Pengumpulan data melalui kuesioner menjadi bagian dari tahapan penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Fadel sebelum memasuki proses pengolahan dan analisis data.
PKBM MERAH PUTIH menyambut baik kegiatan akademik tersebut sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian di bidang Pendidikan Masyarakat.
Melalui keterbukaan terhadap kegiatan penelitian, PKBM MERAH PUTIH berharap dapat terus menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang mendorong inovasi, literasi digital, kolaborasi akademik, serta peningkatan mutu layanan pendidikan nonformal di Kota Makassar. (Red)
Tinggalkan Komentar